Penerapan Teknologi Tepat Guna Alat Penabur Pupuk untuk Meningkatkan Kenyamanan Pemupukan Kelompok Tani Desa Tukinggedong

Authors

  • Altri Mulyani Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia Author
  • Arinda Nawal Fitrin Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia Author
  • Rifa Arisandy Maulana Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia Author
  • Bunga Dwi Rastuti Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia Author
  • Zahra Malfianda Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia Author
  • Afriza Faqih Anhari Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia Author
  • Dela Lutvita Ningrum Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia Author
  • Theona Celesta Annabel Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia Author
  • Muhammad Fikri Syawaludin Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia Author
  • Rigo Rajendra Sutomo Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia Author
  • Alya Dhita Khoirunnisa Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia Author
  • Amirah Abrar Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia Author
  • Nisrina Najaah Khoiriyyah Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.59837/hjzbmv95

Keywords:

Alat penabur pupuk, Kelompok tani, Teknologi tepat guna, Kenyamanan kerja, Pemupukan

Abstract

Proses pemupukan pada Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Kelompok Tani Desa Tukinggedong masih dilakukan secara manual dengan menaburkan pupuk menggunakan tangan dalam posisi membungkuk, sehingga kurang nyaman dan membutuhkan tenaga lebih besar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menerapkan alat penabur pupuk sebagai teknologi tepat guna untuk mendukung kenyamanan pemupukan petani. Metode meliputi identifikasi kebutuhan, pembuatan alat, sosialisasi, penyerahan alat, serta uji coba dan pendampingan di lahan, dilengkapi evaluasi kenyamanan berbasis kuesioner skala Likert 1-5 dan Nordic Body Map sederhana yang diisi 20 petani sebelum dan sesudah penggunaan alat. Sebanyak 8 unit alat didistribusikan, terdiri atas 5 unit untuk Kelompok Tani Krida Mas Tani dan 3 unit untuk KWT Tunggal Rasa. Penggunaan alat memungkinkan pemupukan sambil berdiri, dengan skor kenyamanan meningkat dari 2,0 menjadi 4,6 pada skala 1-5, serta keluhan pinggang dan punggung menurun dari 60% menjadi 0%. Sebaran pupuk tampak lebih merata berdasarkan observasi lapangan, meski belum didukung pengukuran kuantitatif. Petani memberikan respons positif dan menilai alat membantu mempermudah pemupukan serta mengurangi kebutuhan membungkuk berulang. Kendala muncul pada kondisi tanah terlalu basah karena tanah menumpuk di bagian bawah alat dan menghambat keluarnya pupuk. Kegiatan ini menghasilkan alat penabur pupuk yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dalam menyokong kenyamanan bagi petani.

References

Akbar, K. A., Try, P., Viwattanakulvanid, P., & Kallawicha, K. (2023). Work-related musculoskeletal disorders among farmers in the Southeast Asia region: A systematic review. Safety and Health at Work, 14(3), 243–249. https://doi.org/10.1016/j.shaw.2023.05.001

Budiman, E.D. & Fristiyanwati, Y. (2023) Modifikasi Alat Semprot Pertanian Dengan Selang Panjang Sebagai Upaya Penurunan Kejadian Gangguan Muskuloskeletal Pada Petani, Jurnal Pengabdian dan Kewirausahaan, 7(1). Available at: https://doi.org/10.30813/JPK.V7I1.4302.

Chen, X., Sun, Z., Shi, Y., Liu, M., Yu, J., & Liu, J. (2025) Discrete Element Model of Different Moisture Hygroscopic Fertilizer Particles, Applied Sciences 2025, Vol. 15, Page 9425, 15(17), p. 9425. Available at: https://doi.org/10.3390/APP15179425

Chouriya, A., Soni, P., Hota, S., & Thomas, E. V. (2025). Ergonomic evaluation of a walk-behind AI-based cotton fertilizer applicator. Journal of Field Robotics, 42, 1826–1839. https://doi.org/10.1002/rob.22474

Das, B. (2023). Work-related musculoskeletal disorders in agriculture: Ergonomics risk assessment and its prevention among Indian farmers. Work, 76(1), 225–241. https://doi.org/10.3233/WOR-220246

Ernita, Y., Jamaluddin, J., Hasman, E., Rildiwan, R., & Nurtam, M. R. (2022) Rancang Bangun Alat Penabur Pupuk Butiran Tipe Gendong, LUMBUNG, 21(1), pp. 1–13. Available at: https://doi.org/10.32530/LUMBUNG.V21I1.350.

Gilanlioglu, E., Yurt, Y., Angin, E., & Depreli, O. (2025). Investigating the prevalence and risk factors of musculoskeletal disorders among farmers. Work, 81(3), 3014–3020. https://doi.org/10.1177/10519815251333363

Gustara, R. A., & Susilawati, S. (2023). Analisis postur kerja terhadap keluhan gangguan muskuloskeletal pada pekerja pemanen kelapa sawit. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 2(3), 625–633. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v2i3.2101

Harahap, R., & Harahap, R. A. (2024). Analisis risiko keluhan musculoskeletal disorders pada petani penyadap karet di Kabupaten Padang Lawas Utara. Jurnal Kesehatan Komunitas, 10(2). https://doi.org/10.25311/keskom.vol10.iss2.1869

Hernawati, E., Gartina, I., Nugroho, H., Komala Sari, S., Gunawan, T., & Rahman Wijaya, D. (2023) Pembuatan Konten Multimedia Untuk Penyuluhan Pertanian di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Limbangan, I-Com: Indonesian Community Journal, 3(3), pp. 990–998. Available at: https://doi.org/10.33379/ICOM.V3I3.2854

Jefri, U., Alfikhar, M. A., Irfan, M., Majid, N. C., Riadi, M. R., & Manullang, E. A. (2025). Penerapan teknologi penabur pupuk padat sederhana berbahan dasar barang bekas di Kampung Kalicaah, Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Panimbang. Manfaat: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia, 2(3), 28–35. https://doi.org/10.62951/manfaat.v2i3.446

Jirapongsuwan, A., Klainin-Yobas, P., Songkham, W., Somboon, S., Pumsopa, N., & Bhatarasakoon, P. (2023). The effectiveness of ergonomic intervention for preventing work-related musculoskeletal disorders in agricultural workers: A systematic review protocol. PLOS ONE, 18(7), Article e0288131. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0288131

Kaewdok, T., Sirisawasd, S., & Taptagaporn, S. (2021). Agricultural risk factors and related musculoskeletal disorders among older farmers in Pathum Thani Province, Thailand. Journal of Agromedicine, 26(2), 185–192. https://doi.org/10.1080/1059924X.2020.1795029

Kee, D. (2022). Participatory ergonomic interventions for improving agricultural work environment: A case study in a farming organization of Korea. Applied Sciences, 12(4), 2263. https://doi.org/10.3390/app12042263

Kömekçi, F., Kömekçi, C., Doğu, D., & Aykaş, E. (2024) Effects of number of vanes, vane angle and disc peripheral speed on the distribution uniformity of twin-disc granular fertilizer broadcaster, Heliyon, 10(18). Available at: https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2024.e37922

Muttaqin, S. Z., Safitri, R. D., Mardotilah, N., Fahri, M. F., & Deden, D. (2025). Penerapan teknologi tepat guna alat penabur pupuk urea di Desa Montor. Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(3). https://doi.org/10.32764/abdimasper.v6i3.6154

Nik, N., Lelang, M. A., & Rusae, A. (2023). Pendampingan Kelompok Tani Dalam Budidaya Tanaman Hortikultura Berbasis Organik di Desa Sallu. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat. https://doi.org/10.31004/cdj.v4i6.21111

Palupi, P., Rini P., & Aris, S. (2023). Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) Tunas Berkah Kota Blitar dengan Metode Participatory Rural Appraisal. AJAD: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 3(3), 238–243. https://doi.org/10.59431/ajad.v3i3.201

Pasaribu, S., Tanjung, L. F., Girsang, R., & Alwi, F. (2025) Hubungan Jenis Kelamin, Masa Kerja, dan Posisi Kerja dengan Gangguan Otot Rangka Akibat Kerja pada Petani di Kabupaten Deli Serdang Tahun 2022, Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis, 14(1), pp. 1–7. Available at: https://doi.org/10.30743/jkin.v14i1.822

Pratiwi, E. N., Ramadhan, A. R., Alfian, M. N., & Laili, R. N. (2025). Optimalisasi produktivitas petani jagung melalui teknologi tepat guna: Studi kasus penggunaan alat tanam dan tabur pupuk. ABDI MASSA: Jurnal Pengabdian Nasional, 5(5). https://doi.org/10.69957/abdimass.v5i05.2353

Prihatiningtyas, S., Fahimah, M., Qomariah, U. K. N., Ulla, L., Yuliani, S. F., & Khotimah, K. (2023) Revitalisasi Pertanian Berkelanjutan Kelompok Tani Kabupaten Jombang: Penerapan Alat Penabur Pupuk Semi Otomatis, Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), pp. 296–308. Available at: https://doi.org/10.31294/JABDIMAS.V6I2.16598

Rahdiana, N., Suhardiman, S., & Sukarman, S. (2022) Ergonomic Risk and Musculoskeletal Disorders in Rice Farmers at Karang Tanjung Village, Karawang Regency, Spektrum Industri, 20(1), pp. 39–48. Available at: https://doi.org/10.12928/SI.V20I1.34

Rahman, T., Yassierli, & Widyanti, A. (2023). Design guidelines for sustainable utilization of agricultural appropriate technology: Enhancing human factors and user experience. Open Agriculture, 8(1), 20220232. https://doi.org/10.1515/opag-2022-0232

Rahmania, A. (2021) Analisis Beban Kerja Fisik dengan Kelelahan Kerja Petani Gapoktan di Demangan Ponorogo, Medical Technology and Public Health Journal , 5(2), pp. 171–181. Available at: https://doi.org/10.33086/MTPHJ.V5I2.2851

Rakpongsiri, K., Lau, A., & Duangkaew, R. (2025). Ergonomic design of fertilizer application equipment to enhance the health and safety of Thai coffee farmers. International Journal of Occupational Safety and Health, 15(4), 353–360. https://doi.org/10.3126/ijosh.v15i4.76574

Reza, M. & Sulaeha, S. (2025) Teknologi Tepat Guna Alat Penabur Pupuk Sederhana, Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(6), pp. 3158–3164. Available at: https://doi.org/10.59837/JPMBA.V3I6.2895

Salim, I., Nuratika, Mursalim, Muhidong, J., Useng, D., & Anwar, K. (2026) “Unjuk Kerja Alat Penyiang Mekanis (Cultivator) Tipe Cakar Baja pada Lahan Kering: Performance Of A Claw-Type Mechanical Cultivator On Dry Land,” Jurnal Agritechno, 19(1), pp. 62–67. Available at: https://doi.org/10.70124/AT.V19I1.2285

Suherman, S., Nurdin, N., Patahuddin, P., Syawal, S., Nasrullah, N., Nurhapsa, N., Rahim, I. R., Sukmawati, S., Asli, R. F., & Ardyansyah, E. (2023). Diseminasi teknologi alat tabur pupuk sederhana bagi petani di Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang. Jurnal Dedikasi Masyarakat, 7(1), 9–18. https://doi.org/10.31850/jdm.v7i1.2689

Theresia, C., Arrissa, F., & Yogasara, T. (2024) Perancangan Alat Bantu Pemanenan Ergonomis untuk Mengurangi Risiko MSDS bagi Petani Sayur di Kabupaten Bandung Barat, J@ti Undip: Jurnal Teknik Industri, 19(2), pp. 74–87. Available at: https://doi.org/10.14710/JATI.19.2.74-87

Wawo, A.E., Berhimpong, M.W., & Mamuaja, P.P. (2026) Gambaran Keluhan Muskuloskeletal Disorder dan Kelelahan Kerja pada Petani Padi di Kelurahan Kayawu, Kecamatan Tomohon Utara, Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 6(1), pp. 20263–20267. Available at: https://doi.org/10.31004/JOECY.V6I1.9584

Widiyanti, W., Mardji, M., Erwin, K. M., Muhammad, I. E., Fahru, R., & Lailatul, N. (2025). Dangir-Tech: Inovasi Mekanisasi Pertanian untuk Meningkatkan Efisiensi Petani Jagung pada Proses Pendangiran. https://doi.org/10.70609/i-com.v5i2.7134

Downloads

Published

2026-09-18

Issue

Section

Articles

How to Cite

Mulyani, A., Fitrin , A. N. ., Maulana, R. A. ., Rastuti, B. D. ., Malfianda, Z. ., Anhari, A. F. ., Ningrum , D. L. ., Annabel , T. C. ., Syawaludin, M. F. ., Sutomo , R. R. ., Khoirunnisa, A. D. ., Abrar, A. ., & Khoiriyyah , N. N. . (2026). Penerapan Teknologi Tepat Guna Alat Penabur Pupuk untuk Meningkatkan Kenyamanan Pemupukan Kelompok Tani Desa Tukinggedong. Jurnal Pengabdian Sosial, 3(11), 1011-1022. https://doi.org/10.59837/hjzbmv95