Integrasi Ekonomi Sirkular dan Mitigasi Bencana Melalui Inovasi Eco-Paving serta Teknologi Biopori di Desa Gunung Tanjung
DOI:
https://doi.org/10.59837/rn4n8j27Keywords:
Biopori, Desa Gunung Tanjung, Ekonomi Sirkular, Eco-Paving, Mitigasi BencanaAbstract
Program pengabdian kepada masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Gunung Tanjung, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi dilaksanakan sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam menjawab permasalahan lingkungan dan sosial masyarakat desa. Desa Gunung Tanjung menghadapi tantangan ganda berupa akumulasi limbah domestik yang tidak terkelola dan tingginya risiko bencana tanah longsor akibat topografi perbukitan serta sistem drainase yang buruk. Metode pelaksanaan program menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang meliputi observasi lapangan, perancangan teknologi tepat guna, sosialisasi edukatif, dan penguatan kelembagaan. Program unggulan yang diimplementasikan mencakup konversi limbah plastik menjadi Eco-Paving Block, penyediaan Alat Sampah Minim Asap (ASMA), pembangunan 50 titik lubang resapan biopori, serta program percepatan penurunan stunting. Hasil kegiatan menunjukkan keberhasilan transformasi limbah plastik menjadi material konstruksi fungsional dan peningkatan kapasitas infiltrasi air tanah secara signifikan di lima dusun. Selain intervensi fisik, penguatan kapasitas sosial melalui edukasi di empat lembaga pendidikan dan pembentukan struktur BUMDES terbukti efektif membangun kemandirian tata kelola lingkungan. Pengabdian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara inovasi teknologi berbasis daur ulang dan pemberdayaan masyarakat mampu meningkatkan resiliensi sosial serta lingkungan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi.
References
Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2023). Indeks risiko bencana Indonesia (IRBI) Kabupaten Sukabumi. https://irbi.bnpb.go.id/
Hidayat, R., Sudrajat, A., & Kurniawan, D. (2021). Analisis kerentanan tanah longsor di wilayah pesisir perbukitan Sukabumi. Jurnal Geografi Lingkungan, 15(2), 45–56.
Hikmiyah, N., & Marwoto, M. (2021). Aplikasi metode participatory rural appraisal (PRA) dalam pemetaan masalah lingkungan desa. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 6(2), 112–125.
Kirchherr, J., Reike, D., & Hekkert, M. (2017). Conceptualizing the circular economy: An analysis of 114 definitions. Resources, Conservation and Recycling, 127, 221–232. https://doi.org/10.1016/j.resconrec.2017.09.005
Prasetyo, A., & Kurniawan, B. (2019). Strategi mitigasi bencana berbasis masyarakat di wilayah rawan longsor. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement), 5(1), 12–25. https://doi.org/10.22146/jpkm.33456
Putra, A. R., & Lestari, S. (2022). Penerapan teknologi lubang resapan biopori (LRB) sebagai upaya konservasi air tanah dan reduksi limpasan. Jurnal Teknik Hidrologi, 7(1), 34–42.
Ramadhan, F., & Wijaya, K. (2022). Partisipasi masyarakat dalam mitigasi bencana tanah longsor di kawasan perbukitan Kabupaten Sukabumi. Jurnal Manajemen Bencana, 8(1), 78–89.
Sari, N. M., & Pratomo, A. (2020). Karakteristik mekanik dan infiltrasi paving block berbahan dasar limbah plastik polimer. Jurnal Teknologi Material Hijau, 4(1), 12–20.
Suwartha, N., & Hasan, M. (2023). Ekonomi sirkular dan pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan. UI Press.
Widyarsana, I. M. W., & Damanhuri, E. (2018). Potensi ekonomi sirkular dalam pengelolaan sampah plastik di tingkat rumah tangga. Jurnal Teknik Lingkungan, 24(2), 56–68.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Abdurahman Pais, Alkautsar Azzahra Mahbubi, Aldila Nur Azizah, Siti Ai Nurhasanah, Annisa Rimatullah , Aqillah Putri Rachviandi, Agistna Irham Nurhalisa, Ende Cakasevanya, Fathima Adila Suhood, Ilham Kurnia Ramadhan, Thomas Sheku Marah, Khopipah Rahmawati, Mardiwan Rapi, Meldi Rismawan, Nawal Fazri Supriyatna (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









