Penerapan Program Pengolahan Sampah Organik Menjadi Eco Enzyme untuk Membangun Budaya Peduli Lingkungan Di Sekolah Dasar Sapta Marga
DOI:
https://doi.org/10.59837/a4nw9v07Keywords:
eco enzyme, sampah organik, pendidikan lingkungan, karakter peduli lingkungan, sekolah dasarAbstract
Permasalahan sampah organik di lingkungan sekolah masih menjadi tantangan yang memerlukan solusi yang berkelanjutan. Salah satu upaya yang dapat diterapkan meliputi pemanfaatan mengolah sampah organik menjadi eco enzyme. Kegiatan ini dilakukan untuk mendeskripsikan tingkat pemahaman siswa mengenai pengolahan sampah organik sebelum dan sesudah penyuluhan. Menguraikan proses pemanfaatan eco enzyme sebagai bentuk upaya pemanfaatan dan pengelolaan sisa bahan organik yang ada di lingkungan sekolah, serta mengidentifikasi manfaat penerapan pemanfaatan eco enzyme untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian lingkungan di kalangan peserta didik. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek dalam kegiatan ini ialah peserta didik dan guru yang terlibat dalam penyuluhan yang disertai praktik pembuatan eco enzyme di sekolah. Data diperoleh dengan menerapkan tiga cara, yaitu observasi dan wawancara, serta dokumentasi. Data yang telah yang telah dikumpulkan selanjutnya dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan verifikasi hasil kegiatan. Hasil analisis mengungkapkan bahwa kegiatan penyuluhan dan pelaksanaan pembuatan eco enzyme mampu meningkatkan pemahaman peserta didik terkait pemanfaatan sampah organik, menumbuhkan kesadaran lingkungan, serta mengembangkan kebiasaan positif untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Program Hal ini juga memberikan pengalaman belajar kontekstual yang mendukung pembentukan karakter peduli lingkungan serta implementasi pembelajaran berbasis proyek di sekolah dasar.
References
Astuti, A. P., & Maharani, E. T. W. (2020). Pengaruh variasi gula terhadap produksi ekoenzim menggunakan limbah buah dan sayur. Edusaintek, 4.
Deviranty, N., Nabilah, F. A., Cahyaning, F. A., Istanti, T. A., Putri, N. H., & Larassaty, A. L. (2024). Merdeka Belajar Kampus Merdeka Praktis Pengelolaan Sampah Organik di Sekolah Menengah. 1(1), 70–76.
Nurliah, N., Elika, S., & Sagena, U. W. (2022). Sosialisasi pengelolaan dan pemanfaatan sampah organik rumah tangga dalam memproduksi ekoenzim. Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani (JPMM), 2(1), 33-39.
Faj'ria, N., Wara, A. D., Sofiyani, R. D., Fadhilah, N., & Mustikaningtyas, D. (2023, July). Pemanfaatan limbah kulit buah untuk pembuatan ekoenzim. In Proceeding Seminar Nasional IPA.
Rahmawati, R., Madjid, A., Arifiana, N. B., & Mastuti, L. (2023). Pemasyarakatan Eco enzyme Sebagai Solusi Penanggulangan Masalah Sampah di Sekolah: Eco enzyme socialization as sollution of waste problem. NaCosVi: Polije Proceedings Series, 330-337.
Sari, I. K. (2025). Penyuluhan Lingkungan Pengenalan Eco Enzyme Di Man 2 Kuningan. Rancage, 1(1), 11-19.
Siregar, R., Pohan, L. A., & Lubis, A. W. (2025). Pelatihan Pembuatan Eco-Enzim Sebagai Upaya Pengelolaan Sampah Organik Di Sma Negeri 1 Sei Rampah. Jurnal Hilirisasi IPTEKS, 8(2), 207-214.
Surtikanti, H. K., Kusumawaty, D., Sanjaya, Y., Priyandoko, D., Kurniawan, T., & Sisri, E. M. (2021). Memasyarakatkan ekoenzim berbahan dasar limbah organik untuk peningkatan kesadaran dalam menjaga lingkungan. Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service), 3(3), 110-118.
Susilowati, L. E., Maâ, M., & Arifin, Z. (2021). Pembelajaran tentang pemanfaatan sampah organik rumah tangga sebagai bahan baku eko-enzim. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 4(4), 356-362.
Wulan, I. R., Tanjung, J. C., Sinatrya, A., Fahima, S., Ngadisih, N., & Lestari, P. (2024). Dampak Efektivitas Pemberian Ekoenzim Sebagai Agen Pertumbuhan dan Penambah Nutrisi Tanaman pada Berbagai Jenis Tanaman Budidaya di Indonesia. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, 12(2), 403-413.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Inge Ayudia, Putri Rahmadani, Miftahul Jannah A Hadi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









