Pemberdayaan Masyarakat Melalui Budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Guna Meningkatkan Kemandirian Kesehatan dan Ekonomi Masyarakat

Authors

  • Agus Yulistiyono Universitas Muhammadiyah Tangerang, Indonesia Author
  • Arian Zikri Universitas Muhammadiyah Tangerang, Indonesia Author
  • Astrisa Faadhilah Universitas Muhammadiyah Tangerang, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.59837/qcjjdt48

Keywords:

Kemandirian Kesehatan, Kewirausahaan Herbal, Pemberdayaan Masyarakat, Tanaman Obat Keluarga (TOGA), Urban Farming

Abstract

Pemanfaatan lahan pekarangan melalui budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan strategi potensial dalam menjawab tantangan kemandirian kesehatan dan penguatan ekonomi rumah tangga di area perkotaan. Meskipun memiliki potensi nilai tambah ekonomi yang tinggi, masyarakat di Kelurahan Pondok Bahar masih menghadapi keterbatasan dalam aspek teknik budidaya lahan sempit, inovasi pengolahan produk, hingga strategi pemasaran. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk merumuskan dan mengimplementasikan strategi pemberdayaan berbasis TOGA guna meningkatkan kemandirian kesehatan sekaligus menciptakan peluang kewirausahaan herbal yang berkelanjutan. Kegiatan ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dan Asset-Based Community Development (ABCD) yang melibatkan kelompok PKK, Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati Putih, serta Karang Taruna melalui tahapan sosialisasi, pelatihan urban farming, hilirisasi produk (HerbaNomics), dan pendampingan pemasaran. Hasil program menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan partisipan (>80%) dalam budidaya dan pengolahan TOGA serta terbentuknya unit usaha herbal komunitas yang memproduksi minuman rempah, teh herbal, dan produk higienitas. Program ini berhasil menciptakan efisiensi pengeluaran kesehatan keluarga sebesar 20–30% dan membuka peluang peningkatan pendapatan warga. Keberhasilan ini menekankan pentingnya sinergi kelembagaan lokal dan integrasi rantai nilai dari hulu hingga hilir sebagai model pemberdayaan ekonomi perkotaan berkelanjutan.

References

Alpandari, H., Anwar, K., Krestiani, V., & Suharijanto. (2023). Optimalisasi pekarangan menjadi kebun tanaman obat keluarga yang produktif di Desa Ploso, Kota Kudus. Madaniya, 4(4), 1781–1786. https://doi.org/10.53696/27214834.631

Ananto, A. D., Muliasari, H., & Deccati, R. F. (2025). Solusi sehat di lahan sempit: edukasi penanaman TOGA mandiri di perkotaan. INDRA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 82–87. https://doi.org/10.29303/indra.v6i2.622

Anggraini, O. (2020). Program edukasi urban farming penunjang kemandirian masyarakat di Kelurahan Pandeyan, Umbulharjo, Yogyakarta. Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama, 20(2), 129–136. https://doi.org/10.14421/aplikasia.v20i2.2396

Anggrasari, H., Perdana, P., & Mulyo, J. H. (2021). Keunggulan Komparatif Dan Kompetitif Rempah-Rempah Indonesia Di Pasar Internasional. Jurnal Agrica, 14(1), 9–19. https://doi.org/10.31289/agrica.v14i1.4396

Annisa, A., Zakir, S. A., Aulia, R., Hatimah, H., Rahmi, R., Noorjenah, N., & Assyfa, K. (2025). Pemberdayaan lahan produktif melalui penanaman TOGA: Solusi berkelanjutan untuk kesehatan masyarakat. Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat, 2(2), 108–117. https://doi.org/10.65255/jipmas.v2i2.205

Ashadi, A., Sulistyowati, E. S., Fitriana, A., Nofiansyah, W., Nurnalisa, Febriana, C., & Nurwahyuni, H. E. S. (2024). Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) dengan aneka olahan tanaman obat melalui retail modern di Desa Tanggulangin. Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 4(2), 244–251. https://doi.org/10.52622/mejuajuajabdimas.v4i2.186

Bria, L. N., Sipayung, B. P., & Tobing, W. L. (2021). Pemanfaatan lahan pekarangan melalui sistem vertikultur budidaya sayuran kelompok tani Sinar Manumuti Desa Upfaon. Bakti Cendana, 4(1), 68–75. https://doi.org/10.32938/bc.4.1.2021.68-75

Cahyanto, T. A., & Murwanti, R. (2022). Pembinaan budidaya pertanian berbasis SMART vertical farming untuk pemanfaatan lahan sempit di daerah perumahan. INTEGRITAS: Jurnal Pengabdian, 6(1). https://doi.org/10.36841/integritas.v6i1.1533

Halimatushadyah, E., & Yuliana, A. (2023). Tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai minuman herbal peningkat daya imun tubuh. Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 49–54. https://doi.org/10.56359/kolaborasi.v3i1.184

Irmawansah, I., Sulthon, A., Ma’wa, Z., & Dilfani, A. (2025). Pemberdayaan ekonomi pemuda Desa Kejagan Kabupaten Mojokerto melalui budidaya tanaman obat keluarga (TOGA). Ta’awun Jurnal Pengabdian, 4(1), 89–98. https://doi.org/10.47759/q9x2x666

Kurniawan, D., Naryoto, P., & Setiono, D. (2026). Community empowerment through organic waste management for TOGA urban farming, Bekasi. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(2), 539–550. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v10i2.29638

Mofokeng, M. M., du Plooy, C. P., Araya, H. T., Amoo, S. O., Mokgehle, S. N., Pofu, K. M., & Mashela, P. W. (2022). Medicinal plant cultivation for sustainable use and commercialisation of high-value crops. South African Journal of Science, 118(7/8). https://doi.org/10.17159/sajs.2022/12190

Mora, E., Putri, A. H., Sinaga, B. G., Nurum, I. G. G., Amellia, I., Syapitri, L. L., Ramayani, Zaribhi, R. S., Harianda, S. N., Nasyfa, S. A., Muzdalifah, S., Maghfirah, W., & Az Zuhrah, Y. (2025). Pemberdayaan dan pemanfaatan TOGA berbasis Dasa Wisma di Desa Bagan Tujuh. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(2), 7339–7345. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i2.3006

Mu'arifuddin, M., Nasucha, M. A. Z., Harmita, R. P., Fitri, N., As Syifa, M. A. P., & Ferdiansyah, M. (2024). Gerakan tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai upaya pemberdayaan pekarangan rumah. Jurnal Bina Desa, 6(2), 205–209. https://doi.org/10.15294/jbd.v6i2.49677

Nadia, S., Karima, N., Ningrum, S. R., Sofia, V., Lubis, D. A. A., Putri, M. A., & Purba, N. N. E. (2025). Sosialisasi pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai alternatif pengobatan mandiri pada masyarakat Desa Marindal-1. Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 5(1), 117–122. https://doi.org/10.52622/mejuajuajabdimas.v5i1.258

Nima, N. S., Eden, W. T., Savitri, A. A., Rahmaniar, R., Faturachman, G. F., Utami, M. D., Ahmada, M. D., Wulandari, D. P., Az-Zahra, M. D., & Ilhami, M. A. (2025). Pemberdayaan tanaman obat keluarga di Kalisegoro, Semarang: Edukasi dan inovasi produk herbal untuk kesehatan masyarakat. Jurnal Pepadu, 6(3), 416–423. https://doi.org/10.29303/pepadu.v6i3.8016

Novianti, L., Firmansyah, A., Masona, S., Nasution, A. S., & Lubis, Z. H. (2025). Women’s empowerment through independent agricultural programs in villages: A case study of PT Pertamina EP Asset 2 Adera Field and the “PERMATA” program in Pengabuan Village. Asian Journal of Social and Humanities, 4(2), 2340–2347. https://doi.org/10.59888/4zt41h76

Nugraheni, K. S., Palupiningtyas, D., Erawati, A. D., Setiawan, K. B., & Pramudya, A. L. (2026). HerbaNomics: Pemberdayaan perempuan melalui inovasi minuman rempah kekinian berbasis TOGA. Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 6(1), 232–239. https://doi.org/10.59395/altifani.v6i1.991

Pratiwi, A. S., Tetuko, A., Azizah, F. N., & Anantarini, N. P. D. (2023). Optimizing the potential of Karangtengah village through educational parks and Cananga herbal cafe. Community Empowerment, 8(8), 1129–1139. https://doi.org/10.31603/ce.9118

Prihandini, R., Palapessy, V., Wahyuni, D. T., & Azzahra, N. (2026). Pelatihan pemanfaatan tanaman obat keluarga untuk optimalisasi kesehatan berbasis tradisional. Kesejahteraan Bersama: Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat, 3(1), 173–184. https://doi.org/10.62383/bersama.v3i1.2859

Putri, E. A., Fitriyah, N. N., Putra, M. F. D., Fakhriyah, I. L., & Prasetya, M. B. (2025). Revitalisasi tanaman obat keluarga sebagai strategi meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat desa. Nusantara Community Empowerment Review, 3(1), 7–13. https://doi.org/10.55732/ncer.v3i1.1537

Rizal, M., Putra, A. D., Fabiano, M. A., Saharani, A. F. L., & Ramahdan, R. G. (2026). Penerapan sistem penyiram otomatis berbasis ESP32 pada revitalisasi urban farming TOGA di Desa Lasem. Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, 11(2). https://doi.org/10.2238/c88abg62

Rusdidjati, R., Syarifuddin, A., Raliby, O., & Suprapto, A. (2021). Peningkatan imunitas keluarga dan budaya kewirausahaan masa pandemi Covid-19 melalui budidaya TOGA di Desa Tempursari, Candimulyo, Magelang. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 6(1), 1–5. https://doi.org/10.30653/002.202061.560

Saswita, R., Nurdin, A., Fitria, U., Dinen, K. A., & Kurnia, R. (2025). Tanaman obat di Indonesia: Sebuah perspektif dari antropologi kesehatan. Public Health Journal, 2(1). https://doi.org/10.62710/q6hmm154

Simamora, F. A., Daulay, N. M., & Hidayah, A. (2022). Pemberdayaan masyarakat dalam pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) di Desa Panobasan Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa, 4(3), 199–203. https://doi.org/10.51933/jpma.v4i3.949

Sulistyowati, S. N. (2024). Optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan untuk penanaman tanaman obat keluarga. JUMAT PERTANIAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 92–98. https://doi.org/10.32764/abdimasper.v5i2.4736

Susiloningrum, D., Sari, D. E. M., Islamiyati, R., Wildayanti, W., & Partitis, M. P. (2023). Pengenalan tanaman obat melalui metode “CINTOLUNI” (Cinta Tanaman Obat Keluarga Sejak Dini) di SDN 4 Jepang. SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(6), 701–703. https://doi.org/10.55681/swarna.v2i6.656

Tikirik, W. O., Turuallo, J., Mardiana, & Maulani, N. (2022). Back to nature—TOGA menjadi produk olahan herbal yang bernilai ekonomis. ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi, 1(1), 33–39. https://doi.org/10.55123/abdikan.v1i1.92

Utami, L. P., Tandean, P. G., & Liliawanti. (2020). Pengaruh pemberian ekstrak kencur (Kaempferia galanga L.) terhadap peningkatan zona hambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Jurnal Ilmiah Kedokteran Wijaya Kusuma, 9(2), 145–155. https://doi.org/10.30742/jikw.v9i2.883

Wulandari, W., Pratiwi, A. D. E., Puspitasari, D. F., Ramonah, D., & Nurchasanah. (2025). Pengembangan tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai sumber obat tradisional di Desa Ngawurejo, Kelurahan Kentengsari, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Madaniya, 6(2), 832–841. https://doi.org/10.53696/27214834.1216

Yani, D. E., Huda, N., Farida, I., & Yuliana, E. (2023). Peningkatan kemampuan tentang manfaat tanaman obat keluarga (TOGA) di lingkungan Majelis Taklim Muslimatul Hidayah, Pondok Cabe Ilir, Tangerang Selatan. Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(1), 55–62. https://doi.org/10.33830/diseminasiabdimas.v5i1.3576

Downloads

Published

2026-09-26

Issue

Section

Articles

How to Cite

Yulistiyono, A. ., Zikri, A., & Faadhilah, A. (2026). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Guna Meningkatkan Kemandirian Kesehatan dan Ekonomi Masyarakat. Jurnal Pengabdian Sosial, 3(11), 1095-1107. https://doi.org/10.59837/qcjjdt48