Potensi Ekowisata dan Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Wisata Pasir Batang
DOI:
https://doi.org/10.59837/4zs26984Keywords:
ekowisata, konservasi, partisipasi masyarakat, Pasir Batang, Taman Nasional Gunung CiremaiAbstract
Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis potensi ekowisata dan dinamika partisipasi masyarakat lokal dalam pengelolaan Wisata Alam Pasir Batang yang berada di kawasan zona pemanfaatan Taman Nasional Gunung Ciremai, Desa Karangsari, Kabupaten Kuningan. Tren wisata alam dan agrowisata ini mengalami perkembangan pesat dengan konsep objek wisata berbasis bumi perkemahan dan hutan pinus, yang berdampak pada perekonomian masyarakat sekitar sekaligus menimbulkan tantangan terhadap kestabilan lingkungan. Kegiatan ini menggunakan data melalui observasi lapangan, wawancara dengan Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar), masyarakat lokal, serta studi dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan adanya kontribusi nyata bahwa pengembangan pariwisata di Pasir Batang memberikan nilai ekonomi dan membuka lapangan kerja bagi warga sekitar melalui jasa sewa alat camping, fasilitas pendukung, serta potensi wisata pertanian lokal. Namun, terdapat tantangan ekologis terkait rendahnya tingkat keanekaragaman vegetasi tanaman rehabilitasi akibat tekanan aktivitas wisata. Kegiatan ini merekomendasikan penguatan kapasitas kelembagaan masyarakat melalui gerakan reboisasi serta tata kelola partisipatif agar dapat menjaga keseimbangan antara manfaat ekonomi dan fungsi konservasi lingkungan.
References
Abreu, L. A. de, Walkowski, M. da C., Perinotto, A. R. C., & Fonseca, J. F. da. (2024). Community-based tourism and best practices with the sustainable development goals. Administrative Sciences, 14(2), 36. https://doi.org/10.3390/admsci14020036
Agustiana, H. S., Supartono, T., & Hendrayana, Y. (2019). Potensi ekowisata di Blok Pasir Batang Resort Darma Taman Nasional Gunung Ciremai. Wana Raksa, 13(2). https://doi.org/10.25134/wanaraksa.v13i02.4681
Agyeman, Y. B., Yeboah, A. O., & Ashie, E. (2019). Protected areas and poverty reduction: The role of ecotourism livelihood in local communities in Ghana. Community Development, 50(1), 73–91. https://doi.org/10.1080/15575330.2019.1572635
Amelia, V., & Prasetyo, D. (2025). Peluang dan tantangan pengelolaan desa ekowisata berbasis masyarakat di Desa Wisata Tegal Loegood. Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora, 5(1), 10. https://doi.org/10.53697/iso.v5i1.2576
Andita, R. P., & Kahfi, F. (2019). Pengelolaan lingkungan melalui ekowisata berbasis masyarakat di Taman Nasional Tesso Nilo-Riau. Jurnal Daya Saing, 5(3), 262–272. https://doi.org/10.35446/dayasaing.v5i3.404
Ardhita, Z., & Ferdiansyah, S. (2025). Community participation in marine ecotourism development: A qualitative systematic review. Local Environment, 30(4), 463–475. https://doi.org/10.1080/13549839.2024.2436031
Dente, S. M. R., Pamungkas, A. S., Le, T. V., & Hashimoto, S. (2025). Tourist carrying capacity for sustainable development of Gunung Gede Pangrango National Park ecotourism. Tourism and Hospitality, 6(5), 249. https://doi.org/10.3390/tourhosp6050249
Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem. (2023). Belajar dari lapangan: Pemulihan ekosistem, aksi nyata penyelamatan alam. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia
Fadhillah, M. F. (2026). Community-based ecotourism in rural landscapes: Integrating global sustainability frameworks with local environmental governance. Ecotourism and Environment Conservation, 3(1). https://doi.org/10.61511/ecotour.v3i1.2026.3099
Hasana, U., Swain, S. K., & George, B. (2022). Management of ecological resources for sustainable tourism: A systematic review on community participation in ecotourism literature. International Journal of Professional Business Review, 7(1), e0269. https://doi.org/10.26668/businessreview/2022.v7i1.269
Husamah, H., & Hudha, A. M. (2018). Evaluasi implementasi prinsip ekowisata berbasis masyarakat dalam pengelolaan Clungup Mangrove Conservation Sumbermanjing Wetan, Malang. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 8(1), 86–95. https://doi.org/10.29244/jpsl.8.1.86-95
Kaharuddin, Pudyatmoko, S., Fandeli, C., & Martani, W. (2020). Partisipasi masyarakat lokal dalam pengembangan ekowisata. Jurnal Ilmu Kehutanan, 14(1), 42–54. https://doi.org/10.22146/jik.57462
Khotimah, H. N., Adhya, I., & Hendrayana, Y. (2019). Inventarisasi tanaman rehabilitasi di Wisata Alam Pasir Batang kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai. Wana Raksa, 13(01). https://doi.org/10.25134/wanaraksa.v13i01.4651
Kia, Z. (2021). Ecotourism in Indonesia: Local community involvement and the affecting factors. Journal of Governance and Public Policy, 8(2). https://doi.org/10.18196/jgpp.v8i2.10789
Minata, Z. S., Rokhim, D. A., Nenohai, J. A., Agustina, N. I., Islamiyah, K. K., Ronggopuro, B., & Utomo, Y. (2024). Analysis of the potential and carrying capacity of Lusi Sidoarjo Island as an education and conservation-based ecotourism. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 14(1), 13–24. https://doi.org/10.29244/jpsl.14.1.13-24
Nault, S., & Stapleton, P. (2011). The community participation process in ecotourism development: A case study of the community of Sogoog, Bayan-Ulgii, Mongolia. Journal of Sustainable Tourism, 19(6), 695–712. https://doi.org/10.1080/09669582.2010.536240
Nugroho, P., & Numata, S. (2022). Resident support of community-based tourism development: Evidence from Gunung Ciremai National Park, Indonesia. Journal of Sustainable Tourism, 30(11), 2510–2525. https://doi.org/10.1080/09669582.2020.1755675
Nurfansyah, E., Hendrayana, Y., & Adhya, I. (2019). Potensi karbon tersimpan pada tegakan pinus (Pinus merkusii) di Blok Pasir Batang kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai. Wana Raksa, 13(1). https://doi.org/10.25134/wanaraksa.v13i01.4649
Pereira, N. A. de A., Arief, H., Hermawan, R., & Sudradjat, A. (2023). Empowerment of the community of Cisantana as a buffer village of Gunung Ciremai National Park through ecotourism program. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 13(1), 156–167. https://doi.org/10.29244/jpsl.13.1.156-167
Pickering, C. M., & Hill, W. (2007). Impacts of recreation and tourism on plant biodiversity and vegetation in protected areas in Australia. Journal of Environmental Management, 85(4), 791–800. https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2006.11.021
Pretty, J. (1995). Participatory learning for sustainable agriculture. World Development, 23(8), 1247–1263. https://doi.org/10.1016/0305-750X(95)00046-F
Rachman, M. I., & Mardiana, R. (2018). Hubungan partisipasi masyarakat dengan keberlanjutan ekologi, sosial-budaya dan ekonomi dalam ekowisata religi. Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, 2(4), 509–524. https://doi.org/10.29244/jskpm.2.4.509-524
Rahman, M. K., Masud, M. M., Akhtar, R., & Hossain, M. M. (2022). Impact of community participation on sustainable development of marine protected areas: Assessment of ecotourism development. International Journal of Tourism Research, 24(1), 33–43. https://doi.org/10.1002/jtr.2480
Ramdani, F., Supartono, T., & Hendrayana, Y. (2019). Strategi pengembangan obyek wisata alam bumi perkemahan Pasir Batang kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai. Wana Raksa, 13(1). https://doi.org/10.25134/wanaraksa.v13i01.4650
Sharma, V., & Bhat, D. A. R. (2023). The role of community involvement in sustainable tourism strategies: A social and environmental innovation perspective. Business Strategy & Development, 6(2), 119–127. https://doi.org/10.1002/bsd2.227
Sobhani, P., Esmaeilzadeh, H., Sadeghi, S. M. M., Wolf, I. D., & Deljouei, A. (2022). Relationship analysis of local community participation in sustainable ecotourism development in protected areas, Iran. Land, 11(10), 1871. https://doi.org/10.3390/land11101871
Supartono, T., Nugraha, D., Wiharno, H., Hidayatulloh, S., Mafaz, M. F., Anggraeni, D., & Menara, S. A. (2024). Pemberdayaan Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar) Pasir Batang melalui pembuatan pembibitan tanaman rehabilitasi. Empowerment: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(2), 179–186. https://doi.org/10.25134/empowerment.v7i2.2096
Tiwari, S., Khatri, B. B., & Marahatta, D. (2026). Exploring the role of community participation in sustainable ecotourism: A systematic review. Space and Culture, India, 13(4), 65–80. https://doi.org/10.20896/z98psp53
Wiratno, W., Withaningsih, S., Gunawan, B., & Iskandar, J. (2022). Ecotourism as a resource sharing strategy: Case study of community-based ecotourism at the Tangkahan buffer zone of Leuser National Park, Langkat District, North Sumatra, Indonesia. Sustainability, 14(6), 3399. https://doi.org/10.3390/su14063399
Zuhriana, D., Alikodra, H. S., Adiwibowo, S., & Hartisari, S. (2013). Peningkatan peluang kerja bagi masyarakat lokal melalui pengembangan ekowisata di Taman Nasional Gunung Ciremai. Media Konservasi, 18(1). https://doi.org/10.29244/medkon.18.1.%25
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ariel Ruwanda, Aden Kurniadi, Raeshard Dzikra R, Syafina Dwi Maulida, Mazaya Hidayati P, Siti Nurlaelah, Adhini Cahya R, Agung Eka Nugraha, Varra Margaretha Dwi A, Nasywa Aritazahra, Putri Nadya Safitri, Muhamad Nazma, Nisa Aulia Apriliyanti, Febri Widianty, Firna Alfisyahrin P M, Wachdijono Wachdijono (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











