Implementasi Aromaterapi Peppermint untuk Menurunkan Kecemasan Pasien Preoperasi di Rumah Sakit Islam Purwokerto
DOI:
https://doi.org/10.59837/q0es1e05Keywords:
aromaterapi peppermint, kecemasan, pasien preoperasi, terapi komplementer, VAS-AAbstract
Kecemasan preoperasi dapat memengaruhi kesiapan psikologis dan respons fisiologis pasien menjelang pembedahan. Pra-survei di Rumah Sakit Islam Purwokerto menunjukkan sekitar 60–70% pasien preoperasi terindikasi mengalami kecemasan, sementara penanganan nonfarmakologis masih terbatas pada edukasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menerapkan aromaterapi peppermint dan menggambarkan perubahan kecemasan pasien preoperasi. Kegiatan dilaksanakan pada 21 Mei–5 Juni 2026 di ruang rawat inap dengan melibatkan 30 pasien berusia 17–45 tahun yang mengalami kecemasan sedang. Kecemasan diukur menggunakan Visual Analogue Scale for Anxiety sebelum dan lima menit setelah inhalasi aromaterapi peppermint selama 3–5 menit. Sebelum kegiatan, seluruh peserta berada pada kategori kecemasan sedang. Setelah kegiatan, 12 peserta (40,0%) berpindah ke kategori ringan dan 18 peserta (60,0%) tetap pada kategori sedang; 15 dari 18 peserta tersebut mengalami penurunan skor meskipun belum berpindah kategori. Program dapat dilaksanakan dalam alur pelayanan preoperasi dengan skrining keamanan dan pemantauan kenyamanan. Perubahan yang ditemukan merupakan capaian deskriptif setelah kegiatan dan tidak membuktikan hubungan sebab-akibat karena tidak terdapat kelompok pembanding serta sebagian peserta menerima relaksasi napas dalam sebagai alternatif.
References
Amalia, M., Suryani, R. L., & Putranti, D. P. (2022). Gambaran tingkat kecemasan pada pasien pre operasi dengan general anestesi di RS Jatiwinangun Purwokerto. Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (SNPPKM), 2(1), 104–109. https://doi.org/10.35960/snppkm.v2i1.1088
Andreyani, L., & Bhakti, W. K. (2023). Validitas skala ukur nyeri visual analog and numerik ranting scales (VANRS) terhadap penilaian nyeri. Jambura Journal of Health Sciences and Research, 5(2), 730–736. https://doi.org/10.35971/jjhsr.v5i2.19140
Astuti, W., Meirita, D. N., & Novianty, T. (2021). Pengaruh aromaterapi peppermint terhadap tingkat kecemasan perawat di masa pandemi COVID-19. Jurnal Ilmu Kesehatan, 9(2), 137–141. https://doi.org/10.32831/jik.v9i2.318
Ayubbana, S., & Hasanah, U. (2021). Efektifitas aromaterapi peppermint terhadap mual muntah pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Holistik Jurnal Kesehatan, 15(1), 1–7. https://doi.org/10.33024/hjk.v15i1.3313
Bedaso, A., Mekonnen, N., & Duko, B. (2022). Prevalence and factors associated with preoperative anxiety among patients undergoing surgery in low-income and middle-income countries: A systematic review and meta-analysis. BMJ Open, 12(3), e058187. https://doi.org/10.1136/bmjopen-2021-058187
Caballero-Gallardo, K., Quintero-Rincón, P., & Olivero-Verbel, J. (2025). Aromatherapy and essential oils: Holistic strategies in complementary and alternative medicine for integral wellbeing. Plants, 14(3), 400. https://doi.org/10.3390/plants14030400
Cahyanto, E. B., Suratih, K., Santoso, T. B., Setyani, R. A., & Kristyawati, D. (2025). Hubungan karakteristik pasien dengan tingkat kecemasan preoperasi. Jurnal Kebidanan, 16(2), 173–182. https://doi.org/10.35872/jurkeb.v16i02.808
Devi, S., Agustini, T., & Taqiyah, Y. (2023). Pengaruh aromaterapi lavender terhadap penurunan tingkat kecemasan pasien pre operasi sectio caesarea. Window of Nursing Journal, 4(2), 153–159. https://doi.org/10.33096/won.v4i2.521
Eberhart, L., Aust, H., Schuster, M., Sturm, T., Gehling, M., Euteneuer, F., & Rüsch, D. (2020). Preoperative anxiety in adults: A cross-sectional study on specific fears and risk factors. BMC Psychiatry, 20, 140. https://doi.org/10.1186/s12888-020-02552-w
Eberhart, L., Aust, H., Schuster, M., Sturm, T., Gehling, M., Euteneuer, F., & Rüsch, D. (2020). Preoperative anxiety in adults: A cross-sectional study on specific fears and risk factors. BMC Psychiatry, 20, 140. https://doi.org/10.1186/s12888-020-02552-w
Hamzeh, S., Safari-Faramani, R., & Khatony, A. (2020). Effects of aromatherapy with lavender and peppermint essential oils on the sleep quality of cancer patients: A randomized controlled trial. Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine, 2020, 7480204. https://doi.org/10.1155/2020/7480204
Hatimah, S. H., Ningsih, R., & Syahleman, R. (2022). Hubungan pengetahuan dengan kecemasan pada pasien pre operasi di ruang Meranti RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun. Jurnal Borneo Cendekia, 6(1), 55–65. https://doi.org/10.54411/jbc.v6i1.276
Huang, H., Wang, Q., Guan, X., Zhang, X., Kang, J., Zhang, Y., Zhang, Y., Zhang, Q., & Li, X. (2021). Effect of aromatherapy on preoperative anxiety in adult patients: A meta-analysis of randomized controlled trials. Complementary Therapies in Clinical Practice, 42, 101302. https://doi.org/10.1016/j.ctcp.2021.101302
Hudia, P. C., Anggraini, R. B., & Permatasari, I. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan pasien pre operasi elektif di ruang rawat inap bedah. Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences, 4(2), 71–78. https://doi.org/10.37287/ijnhs.v4i2.2066
Istianah, I., Lutfianti, L., & Tohri, T. (2023). Pengaruh pemberian informasi prabedah terhadap kecemasan pasien prabedah terencana di ruang bedah RSUD R. Syamsudin SH Kota Sukabumi. Jurnal Kesehatan Rajawali, 12(2), 25–27. https://doi.org/10.54350/jkr.v12i2.141
Kinanti, P. P., Novitasari, D., & Jerau, E. E. (2024). Edukasi dan implementasi aromaterapi peppermint untuk penurunan risiko mual muntah pada pasien post apendiktomi dengan anestesi spinal di RSUD Cilacap. Jurnal Peduli Masyarakat, 6(3), 913–924. https://doi.org/10.37287/jpm.v6i3.3941
Kok, X. L. F., Newton, J. T., Jones, E. M., & Cunningham, S. J. (2023). Social support and pre-operative anxiety in patients undergoing elective surgical procedures: A systematic review and meta-analysis. Journal of Health Psychology, 28(4), 309–327. https://doi.org/10.1177/13591053221116969
Lestari, N., Amran, A. J., & Mawaddah, B. (2025). Efektivitas aromaterapi peppermint (Mentha piperita L) untuk mengatasi kecemasan sebelum ekstraksi gigi. e-GiGi, 13(1), 211–216. https://doi.org/10.35790/eg.v13i1.57595
Mariani, N., Nurachmah, E., & Waluyo, A. (2021). Terapi komplementer untuk mengurangi kecemasan pada pasien yang dilakukan angiografi koroner: A literature review. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 12(4), 366–372. https://doi.org/10.33846/sf.v12i4.1361
Mulugeta, H., Ayana, M., Sintayehu, M., Dessie, G., & Zewdu, T. (2018). Preoperative anxiety and associated factors among adult surgical patients in Debre Markos and Felege Hiwot referral hospitals, Northwest Ethiopia. BMC Anesthesiology, 18, 155. https://doi.org/10.1186/s12871-018-0619-0
Musyaffa, A., Wirakhmi, I. N., & Sumarni, T. (2023). Gambaran tingkat kecemasan pada pasien pre operasi. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6(3), 939–948. https://doi.org/10.37287/jppp.v6i3.2270
Paat, P. B., Turangan, C., & Kasingku, J. D. (2023). Pengaruh dukungan pendidikan kerohanian terhadap tingkat kecemasan pasien pre-operasi: Kajian literatur. Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 9(3), 1743–1752. https://doi.org/10.37905/aksara.9.3.1743-1752.2023
Pragholapati, A., Megawati, S. W., & Suryana, Y. (2021). Psikoterapi reedukasi terhadap tingkat kecemasan pasien preoperatif sectio caesarea. Jurnal Intervensi Psikologi, 13(1), 15–21. https://doi.org/10.20885/intervensipsikologi.vol13.iss1.art2
Prasetia, M. A., Sunarsih, S., Puri, A., & Murhan, A. (2023). Pengaruh pemberian edukasi pengetahuan operasi dengan kecemasan preoperasi pasien pada tindakan spinal anestesi. Journal of Qualitative Health Research & Case Studies Reports, 3(1), 1–7. https://doi.org/10.56922/quilt.v3i1.335
Pratiwi, F., & Subarnas, A. (2020). Review artikel: Aromaterapi sebagai media relaksasi. Farmaka, 18(3), 65–75. https://doi.org/10.24198/farmaka.v18i3.27910
Saputra, A. A., Yudono, D. T., Yudha, M. B., & Susanto, A. (2025). Pengaruh pemberian aromaterapi peppermint terhadap penurunan kecemasan pasien pre operasi dengan anestesi spinal pada pasien sectio caesarea. Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA, 8(3), 685–700. https://doi.org/10.32524/jksp.v8i3.1725
Saputra, O. A., Arif, T., Sepdianto, T. C., & Marsaid. (2025). Hubungan faktor jenis kelamin, pekerjaan dan pengalaman menjalani operasi terhadap kecemasan pada pasien pre operasi fraktur ekstremitas bawah di Instalasi Bedah Sentral RSUD Mardi Waluyo Blitar. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 10(4), 53–61. https://doi.org/10.30651/jkm.v10i4.27325
Sulastri, S., Cahyanti, A. I., & Rahmayati, E. (2019). Perilaku caring menurunkan kecemasan pasien preoperasi. Jurnal Kesehatan, 10(3), 382–389. https://doi.org/10.26630/jk.v10i3.1224
Yunitasari, D., Novitasari, D., & Kurniawan, W. E. (2025). Implementasi guided imagery terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien preoperasi dengan spinal anestesi. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 5(6), 2501–2508. https://doi.org/10.54082/jamsi.2137
Zidan, F., Sukmaningtyas, W., & Firdaus, E. K. (2024). Implementasi terapi musik klasik untuk mengurangi kecemasan pada pasien preoperasi sectio caesarea dengan spinal anestesi. Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(5), 407–413. https://doi.org/10.56359/kolaborasi.v4i5.413
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yuhda Rofiq Anwar, Amin Susanto, Murniati Murniati (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











