Pemanfaatan Tanah Pekarangan dengan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Desa Tritunggal Mulya, Pringsewu

Authors

  • Alifiyanti Muharramah Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia Author
  • Siti Maesaroh Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia Author
  • Marselia Angelina Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia Author
  • Irma Selviana Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia Author
  • Sevi Mariska Anggela Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia Author
  • Khorizatul Mustafida Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia Author
  • Dhea Puspita Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia Author
  • Asyifa Asyifa Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia Author
  • Jessica Ayuwanda Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia Author
  • Verosa Oktavia Ramadani Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia Author
  • Ristiana Zaharani Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.59837/6vv8z423

Keywords:

deskriptif kualitatif, kemandirian kesehatan, pekarangan, pemberdayaan masyarakat, tanaman obat keluarga

Abstract

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan upaya pemanfaatan sumber daya lokal untuk mendukung kemandirian kesehatan keluarga sekaligus mengoptimalkan lahan pekarangan. Di Desa Tritunggal Mulya, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, masih ditemukan pekarangan yang belum dimanfaatkan dan pengetahuan warga tentang budidaya serta pemanfaatan tanaman obat masih terbatas. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan mendeskripsikan pemanfaatan pekarangan melalui penanaman TOGA serta menggambarkan pemahaman dan partisipasi warga. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif bersama ibu rumah tangga dan kelompok Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) melalui lima tahap, yaitu sosialisasi dan wawancara awal, penyediaan bibit dan media tanam, praktik penanaman, edukasi perawatan dan pengolahan, serta pendampingan. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasilnya, sepuluh jenis TOGA ditanam di pekarangan warga, warga terlibat aktif dalam penanaman dan perawatan, dan warga yang diwawancarai menyatakan lebih memahami jenis, manfaat, budidaya, serta pengolahan sederhana tanaman obat. Pemahaman tersebut belum diukur secara kuantitatif. Kegiatan ini memberikan dokumentasi proses, respons warga, serta faktor pendukung dan penghambat yang dapat menjadi rujukan replikasi program TOGA.

References

Aryani, N., Zahroh, S., Fitriyah, R., Khafifah, N. I., Hidayat, A. N., Putri, R. A., Ilmiah, M., Sholikha, N., & Uyun, S. Q. (2024). Pemanfaatan lahan kosong menjadi area hijau tanaman obat keluarga: Langkah menuju kesehatan berkelanjutan. Nusantara Community Empowerment Review, 2(2), 56–62. https://doi.org/10.55732/ncer.v2i2.1322

Astuty, E., Asmin, E., & Yunita, M. (2022). Edukasi ragam tanaman obat keluarga di Dusun Mahia, Maluku. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 6(6), 4678–4688. https://doi.org/10.31764/jmm.v6i6.11055

Bayan, L., Koulivand, P. H., & Gorji, A. (2014). Garlic: A review of potential therapeutic effects. Avicenna Journal of Phytomedicine, 4(1), 1–14. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC4103721/

Fakri, F., Muhni, A., Asyifa, C. N., Safira, M., & Ashsiddiqi, F. (2025). Pemanfaatan pekarangan rumah untuk budidaya TOGA sebagai upaya meningkatkan kesehatan keluarga. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 8(2), 349–362. https://doi.org/10.33474/jipemas.v8i2.22874

Gopalakrishnan, L., Doriya, K., & Kumar, D. S. (2016). Moringa oleifera: A review on nutritive importance and its medicinal application. Food Science and Human Wellness, 5(2), 49–56. https://doi.org/10.1016/j.fshw.2016.04.001

Hazin, M., Setiawan, A. C., & Rahmawati, N. W. D. (2024). Pemberdayaan masyarakat dalam mengembangkan sentra tanaman obat keluarga (TOGA) dengan model ABCD di Desa Jemundo. TRIMAS: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat, 3(2), 27–35. https://doi.org/10.58707/trimas.v3i2.695

Hewlings, S. J., & Kalman, D. S. (2017). Curcumin: A review of its effects on human health. Foods, 6(10), 92. https://doi.org/10.3390/foods6100092

Irwan, I., Haris, H., Ramadhan, N. R., Rifaldi, R., Nurviana, S., & Asia, N. (2025). Pemberdayaan masyarakat melalui budidaya TOGA sebagai upaya pemanfaatan lahan pekarangan Desa Mallongi-Longi. SMART: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(2), 145–156. https://doi.org/10.35580/smart.v5i2.77022

Juliana, R., Mungkur, S. Z., Emelia, R., Pohan, S. S., Siregar, A. K., & Laoli, S. (2025). Optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan untuk budidaya tanaman TOGA sebagai solusi kesehatan alami di masyarakat. Jurnal Pahlawan Kesehatan, 2(2), 542–545. https://doi.org/10.70437/jpk.v2i2.1265

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Strategi pengembangan jamu dan obat tradisional di Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kurochman, S. S. N., Injelita, J., Azizah, A. F., Yulanda, R. A., Afifudin, & Sundhani, E. (2023). Pemanfaatan tanaman obat keluarga sebagai upaya peningkatan produktivitas peserta Sekolah Perempuan Kelopak Gayatri Desa Gumelem Kulon Banjarnegara. I-Com: Indonesian Community Journal, 3(3), 1464–1470. https://doi.org/10.33379/icom.v3i3.3185

Mao, Q.-Q., Xu, X.-Y., Cao, S.-Y., Gan, R.-Y., Corke, H., Beta, T., & Li, H.-B. (2019). Bioactive compounds and bioactivities of ginger (Zingiber officinale Roscoe). Foods, 8(6), 185. https://doi.org/10.3390/foods8060185

Mardiana, N., & Subaidah, W. A. (2022). Sosialisasi penanaman dan pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA). INDRA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 3(2), 31–34. https://doi.org/10.29303/indra.v3i2.161

Marefati, N., Ghorani, V., Shakeri, F., Boskabady, M., Kianian, F., Rezaee, R., & Boskabady, M. H. (2021). A review of anti-inflammatory, antioxidant, and immunomodulatory effects of Allium cepa and its main constituents. Pharmaceutical Biology, 59(1), 285–300. https://doi.org/10.1080/13880209.2021.1874028

Meilawati, U., Sagita, M. R., Kusumah, M. R., Apriana, F. B., Az, J. S., Erlita, E., Aisyah, M., Susanti, D., Afrilia, N., Jesika, L., Delvina, A. F., Elyani, P., Ramawati, R., Laurensia, A. A., & Rochmiyatun, S. (2026). Implementasi program tanaman obat keluarga (TOGA) untuk pemberdayaan perempuan di Desa Bitis. JUMPUTAN: Jurnal Multidisiplin Pengabdian Masyarakat, 2(1), 1–11. https://doi.org/10.61994/jumputan.v2i1.1630

Mu’arifuddin, M., Nasucha, M. A. Z., Harmita, R. P., Fitri, N., As Syifa, M. A. P., & Ferdiansyah, M. (2024). Gerakan tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai upaya pemberdayaan pekarangan rumah. Jurnal Bina Desa, 6(2), 205–209. https://doi.org/10.15294/jbd.v6i2.49677

Mukarram, M., Choudhary, S., Khan, M. A., Poltronieri, P., Khan, M. M. A., Ali, J., Kurjak, D., & Shahid, M. (2022). Lemongrass essential oil components with antimicrobial and anticancer activities. Antioxidants, 11(1), 20. https://doi.org/10.3390/antiox11010020

Narumi, S. A., Setianingsih, W., & Desmawati, L. (2022). Optimalisasi lahan pekarangan untuk taman TOGA menuju keluarga sehat. Jurnal Bina Desa, 4(1), 121–126. https://doi.org/10.15294/jbd.v4i1.22054

Prakoso, T., Alpandari, H., & Fajri, W. N. (2025). Budidaya TOGA di polibag sebagai solusi penghijauan pekarangan sempit bersama Ibu PKK Desa Ploso. Kumawula: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 8(3), 923–929. https://doi.org/10.24198/kumawula.v8i3.61852

Putri, E., Setiawati, E., Fatchan, F. H., Akbar, A. M., & Indriana, O. R. (2023). Pengolahan lahan kosong pekarangan rumah dengan tanaman obat keluarga (TOGA) guna meningkatkan penghasilan pasca pandemi COVID-19. Abdi Psikonomi, 4(2), 84–89. https://doi.org/10.23917/psikonomi.v4i2.2506

Rahmat, E., Lee, J., & Kang, Y. (2021). Javanese turmeric (Curcuma xanthorrhiza Roxb.): Ethnobotany, phytochemistry, biotechnology, and pharmacological activities. Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine, 2021, Article 9960813. https://doi.org/10.1155/2021/9960813

Raniawati, R. A. N., Dwinita, D. A., Suwadi, F. F., Arifin, M. A. H., Anggraeni, M., Nurcahyanti, L. M., Ananda, A. T., Winarko, J. B., Nafian, I., Utami, S., Fauziana, E., Kusumaningrum, T. A. I., & Wijayanti, A. C. (2024). Pemanfaatan pekarangan rumah dengan kegiatan menanam tanaman obat keluarga di Desa Tegalsari Sukoharjo. Warta LPM, 27(1), 90–101. https://doi.org/10.23917/warta.v27i1.2757

Rezekiah, A. A., Rahmadi, A., Fithria, A., Hafizianor, & Asy’ari, M. (2022). Pemanfaatan pekarangan dengan tanaman obat keluarga (TOGA) untuk meningkatkan kesehatan masyarakat sekitar KHDTK ULM. ILUNG: Jurnal Pengabdian Inovasi Lahan Basah Unggul, 2(1), 66–71. https://doi.org/10.20527/ilung.v2i1.5076

Sánchez, M., González-Burgos, E., Iglesias, I., & Gómez-Serranillos, M. P. (2020). Pharmacological update properties of Aloe vera and its major active constituents. Molecules, 25(6), 1324. https://doi.org/10.3390/molecules25061324

Saragih, C. L., dkk. (2024). Sosialisasi tanaman obat keluarga Desa Ajibuhara Kabupaten Karo. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(11), 2769–2777. https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i11.605

Sari, N., & Andjasmara, T. C. (2023). Penanaman tanaman obat keluarga (TOGA) untuk mewujudkan masyarakat sehat. Jurnal Bina Desa, 5(1), 124–128. https://doi.org/10.15294/jbd.v5i1.41484

Sasora, F., Pahlepi, R., Putubasai, E., Pradana, K. C., & Sari, R. K. (2022). Pemanfaatan lahan pekarangan bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Sukoharjo 3, Kec. Sukoharjo, Pringsewu. Jurnal Abdi Masyarakat Saburai (JAMS), 3(2), 120–129. https://doi.org/10.24967/jams.v3i02.2080

Sembiring, N. A., Islamiyati, D. D., Raksanagara, F. N., Amaliawati, S., Grahita, S., Sipahutar, A. R. N., & Indriana, H. (2024). Ubaran: Pemanfaatan pekarangan rumah melalui konservasi tanaman obat keluarga (TOGA) berbasis elemen pengembangan masyarakat. PARTA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(1), 59–71. https://doi.org/10.38043/parta.v5i1.5012

Septiansyah, A., Meliana, U., Fauzan, M. F., & Munifah, M. (2025). Penguatan manajemen pemanfaatan lahan pekarangan melalui program tanaman obat keluarga (TOGA). Welfare: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(4), 707–713. https://doi.org/10.30762/welfare.v3i4.3123

Situmeang, I. V. O., & Meisyanti. (2024). Pemberdayaan kelompok asuhan mandiri dalam peningkatan produktivitas pengelolaan tanaman obat dan akupresur. Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti, 5(1), 114–130. https://doi.org/10.38048/jailcb.v5i1.2358

Suardi, Ernawati, Rusman, Patmawati, Dewiyanti, Ade Putri Ceria, Aryawahyu, Nur Ikrayani Yarmi, Putri Chaerunnisa Yusuf, & Virta Vionita. (2023). Kampung sehat GAMMARATTA (Gerakan Masyarakat Menanam Area Tempat Tinggal) berbasis TOBATHER (Tanaman Obat Herbal) di Kelurahan Bontokadatto Kab. Takalar. Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan, 2(2), 117–123. https://doi.org/10.36049/genitri.v2i2.141

Sugiharto, E., Saputra, A., Tsaqifa, A. N., Sari, A. P., Nabila, H., Fakhira, N., Ningrum, O., & Ghaida, N. N. (2025). Sosialisasi healing garden project: Inovasi taman TOGA sebagai media edukasi dan ruang sehat bagi masyarakat dan pembuatan video potensi Desa Mendik Karya. Jurnal Abdi Masyarakat Erau, 4(2), 117–129. https://doi.org/10.51352/erau.v4i2.952

Susanti, L. D., Azzahra, S. N., Ansania, A., Larasati, E., Triliyani, I., Khoiriyah, M., Asih, M., Kurniawati, M., Yusuf, M. F. B., Hikmah, S., & Ilmi, U. (2024). Budidaya tanaman obat keluarga sebagai upaya pemberdayaan masyarakat di Desa Tanggulangin. DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2), 145–160. https://doi.org/10.32332/9y0xk656

Widayati, W., & Raharusun, M. (2025). Implementasi program kesehatan TOGA untuk peningkatan kesehatan berbasis potensi lokal di wilayah pesisir. Bakti Nusantara Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(2), 52–58. https://doi.org/10.63202/bnpmi.v2i2.93

Downloads

Published

2026-11-02

Issue

Section

Articles

How to Cite

Muharramah, A. ., Maesaroh, S. ., Angelina, M. ., Selviana, . I. ., Anggela, S. M. ., Mustafida, K. ., Puspita, D. ., Asyifa, A., Ayuwanda, J. ., Ramadani, V. O. ., & Zaharani, R. . (2026). Pemanfaatan Tanah Pekarangan dengan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Desa Tritunggal Mulya, Pringsewu. Jurnal Pengabdian Sosial, 4(1), 22-33. https://doi.org/10.59837/6vv8z423